Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 September 2013

Terima Kasih


Didalam kehidupan sehari-hari kita mungkin sering mendengar orang-orang mengucapkan kata kata terima kasih dalam berbagai moment atau peristiwa. Namun seringkah kita mengucapkan kata-kata “Terima Kasih” ketika kita yang mengalami peristiwa tersebut?

Sebagai contoh kecil misalnya pada saat kita mengisi bensin di SPBU baik pada waktu pagi, siang, sore ataupun malam hari. Seringkah kita mendengar orang-orang mengucapkan terima kasih?

Jawabannya mungkin “Tidak”.

Mungkin kita juga termasuk orang-orang yang jarang bahkan sangat jarang mengucapkan kata “Terima Kasih” ketika mengalami peristiwa tersebut.
Kelihatannya sepele memang, namun memiliki kesan dan arti yang sangat mendalam. Pada saat kita dilayani oleh seseorang ketika sedang duduk menunggu pesanan makanan, sedang menerima kembalian dari warung ketika berbelanja. Tidak ada salahnya kita membiasakan diri untuk mengucapkan kata-kata “Terima Kasih”. Dua kata yang memiliki makna penghargaan kepada orang-orang yang sedang kita hadapi sekalipun itu mereka yang memang sedang melakukan tugas dan pekerjaannya.
Ketika kita mengucapkan Terima Kasih, orang yang melayani kita akan merasa sangat dihargai tenaga dan usaha mereka. Perasaan senang akan mengikuti mereka dalam memberikan pelayanan kepada yang lain.

Mudah-mudahan kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang tidak susah dalam mengucapkan kata “Terima Kasih”.

Terima Kasih.

Minggu, 01 September 2013

Cucian tetangga yang kotor

Sepasang muda yg baru menikah dan menempati rumah di sebuah komplek perumahan.
Suatu pagi, sewaktu sarapan pagi, sang istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain.

"Cuciannya kelihatan kurang bersih ya", kata sang istri.

"Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar atau mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.
Sejak hari itu, setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.

Selasa, 13 Agustus 2013

Pergi Haji dengan Seratus Rupiah


TAHUN 1991, ibadah haji, ONH-nya sekitar enam juta rupiah. Bertambah lama seiring dengan perubahan nilai tukar rupiah, ONH semakin misalnya tujuh juta, sembilan juta, dua belas juta, dua puluh satu juta, dua puluh lima juta rupiah,

Bagaimana kalau ada orang yang pergi haji dengan modal ‘seratus rupiah’ saja?


Pada hari minggu pagi yang cerah, seperti biasanya saya pergi belanja di salah satu pasar. Suatu ketika saya belanja palawija pada seorang ibu setengah baya. Ada satu hal yang membuat saya terpana. Saya sangat tertarik melihat cara ibu tersebut melayani pembelinya.


Karena tertarik, maka setiap saya pergi ke pasar tersebut saya selalu memperhatikan lebih seksama lagi terhadap perilakunya. Beberapa kali saya perhatikan menjadikan saya lebih ‘penasaran’ untuk lebih mengikuti secara rutin kejadian demi kejadian yang ‘diperagakan’ oleh ibu tersebut.


Kebaikan Orang Tua VS Balasan Dari Kita (dikutip dari buku 7 keajaiban Rezeki – Ippho Santosa)

  • Saat kita berusia 1 tahun, orangtua memandikan dan merawat kita. Sebagai balasan, kita malah menangis di tengah malam.
  • Saat kita berusia 2 tahun, orang tua mengajari kita berjalan. Sebagai balasan, kita malah kabur ketika orang tua memanggil kita.
  • Saat kita berusia 3 tahun, orang tua memasakkan makanan kesukaan kita. Sebagai balasan, kita malah menumpahkannya.
  • Saat kita berusia 4 tahun, orang tua memberi kita pensil berwarna. Sebagai balasan, kita malah mencoret-coret dinding dengan pensil tersebut.

Senin, 12 Agustus 2013

Do What You Like And Money Will Follow

A man isn't poor if he can still laugh
Ega (bukan nama sebenar) kerap kali mengeluh atas kondisi pekerjaan dan keuangannya. Setiap kali bertemu teman ataupun di sosial media, beliau kerap kali mengeluh merasa jenuh, capek , gaji kecil, selalu merasa kurang, dsb. Padahal jika diamati para temannya, si Ega ini termasuk beruntung, sarjana, masih muda, sudah pegawai tetap di BUMN, gaji lumayan, dan sudah memiliki kendaraan pribadi.

Tentunya kita sering menemui Ega - Ega yang lainnya di sekitar kita. Ada apa dengan fenomena ini? Terkadang banyak orang malah menanggapinya dengan sinis atau bernasihat, macam :